Jumat, 5 Maret 2021
Pemerintahan

BAPPELITBANG HSU GELAR MUSRENBANG DI KECAMATAN AMUNTAI SELATAN

AMUNTAI – Badan Perencanaan Pembangunan Penelitian dan Pengembangan (Bappelitbang) Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU) kembali menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Tingkat Kecamatan di Kecamatan Amuntai Selatan.

Musrenbang kecamatan yang membahas Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten tahun 2022 kali ini bertempat di gedung serbaguna Telaga Silaba, Senin (22/2/2021) dengan dihadiri sejumlah kepala desa, DPD, Perwakilan SKPD serta anggota DPRD Kabupaten Hulu Sungai Utara.

Camat Amuntai Selatan, Jumaidi S.Pt, saat membuka kegiatan menyampaikan selain pertanian dan industri rumahan, saat ini peternakan itik, ayam dan kerajinan anyaman menjadi komuditi unggulan di Kecamatan Amuntai Selatan.

“Untuk kerajinan anyaman kita sudah beberapa kali juara, khususnya di Desa Banyu Hirang yang menjadi sentra kerajinan anyaman, sekaligus menjadi Kampung Banua.,” Jelas Jumaidi.

Ia berharap desa-desa yang lain di Kecamatan Amuntai Selatan dapat mengembangkan potensi masing-masing menyusul kesuksesan yang diraih oleh Desa Banyu Hirang.

Lebih lanjut, Jumaidi menyebut dalam Musrenbang kali ini ada sebanyak 101 usulan yang masuk, yakni terkait bidang sarana prasarana sebanyak 85 usulan, bidang ekonomi 11 usulan dan bidang sosial budaya sebanyak 5 usulan.

Seiring dengan itu, Plt Kepala Bappelitbang HSU Hj. Ina Wahyudianty menuturkan, penanggulangan angka kemiskinan menjadi salah satu prioritas utama di Kabupaten HSU.

Dikatakannya, tingkat kemiskinan Kabupaten Hulu Sungai Utara Tahun 2019 (6,50%) lebih tinggi dari tingkat kemiskinan Provinsi (4,55%) tetapi lebih rendah dari Nasional (9,41%).

Kemiskinan dipandang sebagai ketidakmampuan dari sisi ekonomi untuk memenuhi kebutuhan dasar makanan dan non makanan yang diukur menurut garis kemiskinan (makanan & non makanan). Untuk garis kemiskinan di Kabupaten Hulu Sungai Utara mengalami peningkatan setiap tahunnya.

“Karenanya Penanggulangan kemiskinan tidak dapat diselesaikan oleh satu SKPD atau Kelompok tertentu, melainkan harus dilakukan oleh Lintas SKPD dan Lintas kelompok yang terkait dengan penanggulangan kemiskinan. Penanggulangan Kemiskinan Bersifat Tematik sehingga perlu dibentuk tim koordinasi untuk menjembatani pelaksanaan program/kegiatan Lintas SKPD dan Lintas Kelompok,” katanya.

Sementara itu, Anggota DPRD HSU, Junaidi, dalam sambutannya mengapresiasi kegiatan yang dilaksanakan ini.

Kendati dinilai saat ini beberapa anggaran APBDes dialihkan menjadi anggaran bagi penanganan terdampak pandemi Covid-19. Namun Ia berharap agar tidak pula mengesampingkan perbaikan di bidang infrastruktur, ekonomi dan sosial lainnya.

“Tata kelola sangat penting karena ini berimbas kepada beberapa sektor, karenanya ini harus benar-benar diperhatikan,” ujar Junaidi.

Ia menegaskan perlunya pengawalan dan penekanan lebih lanjut terkait perkembangan usulan yang diajukan baik di bidang sarana prasarana, ekonomi maupun sosial budaya. (Diskominfo/Wahyu)

Leave a Response

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Dinas Kominfo HSU
Dinas Komunikasi dan Informasi Kabupaten Hulu Sungai Utara
error: Konten di lindungi !!
%d blogger menyukai ini: